Kenalan dengan Physical Sunscreen: Manfaat, Cara Pakai, dan Tips Penyimpanan

Apa Itu Physical Sunscreen?

Sunscreen fisik, kayak zinc oxide dan titanium dioxide, melindungi kulit dengan cara bikin lapisan di atas kulit yang bisa memantulkan sinar matahari. Beda sama sunscreen kimia yang nyerap sinar UV terus ngubahnya jadi panas.

Ciri-Ciri Physical Sunscreen:

1. Bahan aktif utama: Zinc oxide, titanium dioxide.

2. Tekstur: Biasanya lebih tebal dan dapat meninggalkan sedikit white cast.

3. Perlindungan instan: Mulai bekerja segera setelah diaplikasikan.

4. Efek perlindungan: Melindungi kulit dari sinar UVA (penyebab penuaan kulit) dan UVB (penyebab sunburn).

Manfaat Utama Physical Sunscreen :

1. Perlindungan dari Sinar UVA dan UVB

Sunscreen fisik bisa ngelindungin kulit dari sinar UVA yang bikin penuaan dini, dan juga sinar UVB yang bisa bikin kulit terbakar.

2. Tidak Menyebabkan Reaksi Fotoreaksi

Tidak menyerap sinar UV ke dalam kulit, sehingga risiko sensitivitas terhadap sinar matahari lebih kecil dibandingkan chemical sunscreen.

3. Cocok untuk Semua Jenis Kulit

Termasuk kulit berminyak, kombinasi, hingga kulit berjerawat, karena bahan-bahannya bersifat non-komedogenik.

Cara Penggunaan dan Penyimpanan yang Tepat :

1.      Penggunaan:

- Gunakan sebagai langkah terakhir dalam rutinitas skincare pagi.

- Gunakan secukupnya (sekitar dua ruas jari untuk wajah dan leher), lalu ratakan

secara merata.

- Reaplikasikan setiap 2 jam untuk perlindungan maksimal.

2. Penyimpanan:

  

- Simpan di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari sinar matahari langsung.

- Tutup rapat kemasan setelah digunakan untuk menjaga kualitasnya.

Kesimpulan Akhir

Meskipun memiliki beberapa kekurangan seperti white cast atau tekstur yang lebih berat, manfaat perlindungannya jauh lebih besar. Dengan penggunaan yang benar dan penyimpanan yang tepat, physical sunscreen dapat menjadi pelindung utama untuk menjaga kulit tetap sehat dan terlindungi sepanjang hari.

Postingan Terkait